Struktur Landing Page Ada Apa Saja?

Struktur Landing Page Ada Apa Saja

Dalam membangun sebuah landing page, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar traffic yang masuk tidak lewat begitu saja.

Landing Page adalah pintu masuk utama calon pelanggan, sehingga anatominya harus benar-benar persuasif.

Apa saja kah komponen yang harus ada?

Hero Section

Hero section adalah bagian paling atas dari halaman. Istilah lainnya adalah above the fold.

Fungsi utamanya adalah sebagai hook untuk menampilkan produk atau jasa.

Hero section penting untuk dioptimasi karena sebagai hook dari halaman yang dikunjungi oleh user.

Bagian ini adalah hal pertama yang user lihat saat baru masuk ke halaman tanpa harus scroll. Serta masuk juga ke komponen dari Core Web Vital.

Hero section biasanya mempunyai komponen berikut:

Hero Image

Gambar atau video yang merepresentasikan produk atau jasa yang ditawarkan.

Selain format dan ukuran gambar yang tepat, gunakan juga gambar yang mudah dipahami oleh user secara instant.

Main Title

Main title berfungsi sebagai judul utama dari halaman.

Jangan lupa untuk mencantumkan nama produk atau layanan kamu di sini.

Buat judul yang “hook” dan menjawab apa yang dicari oleh user.

Alasannya karena landing page berfungsi sebagai jembatan antara pertanyaan user dan solusi dari penjual.

Sub Title

Penjelasan tambahan untuk mendukung judul utama.

Sub title tidak harus selalu ada, tapi bisa memperkuat penawaran kamu kalau ada.

Description

Penjelasan singkat tentang keunggulan produk atau jasamu.

Gunakan kalimat yang ringkas agar mudah dipahami karena user kemungkinan membaca dengan cara skimming.

CTA (Call to Action)

Tombol aksi untuk konversi.

Gunakan warna yang kontras dan instruksi yang jelas agar mudah di-notice oleh user.

Content

Setelah user atau pengunjung tertarik di awal, bagian selanjutnya yang dibaca adalah content.

Content adalah bagian yang berisi tentang detail produk atau jasa.

Pada bagian ini ada beberapa hal yang paling sering digunakan yaitu:

Penawaran Utama

Bagian ini menjelaskan detail lebih lanjut seperti spesifikasi atau paket termasuk di dalam layanan.

Tampilkan Unique Selling Point (USP) dalam penawaran yang diberikan kepada user.

Kamu bisa menampilkannya dalam bentuk per paket layanan, atau produk-produknya sekaligus.

Saran kami adalah jangan tampilkan terlalu banyak layanan, gunakan yang relevan untuk menghindari paradox of choice.

Portofolio

Portofolio adalah lembaran yang menampilkan pekerjaanmu.

Pada landing page, kamu bisa menampilkan proyek yang pernah kamu kerjakan. Tambahkan detail seperti before dan after agar semakin kontekstual.

Social Proof

Gunakan elemen yang membangun kredibilitas brand seperti logo klien atau statistik pekerjaan.

Testimoni

Cantumkan testimoni dari pelanggan sebelumnya untuk memperkuat layanan yang ditawarkan.

Galeri

Visual yang berisi proyek-proyek yang pernah dikerjakan sebagai bukti tambahan dari layanan kamu.

F.A.Q Section

F.A.Q (Frequently Asked Questions) atau pertanyaan yang paling sering diajukan cukup penting untuk disertakan di landing page.

Section ini bisa memberikan konteks tambahan dan meyakinkan user yang mempunyai pertanyaan tentang penawaran kita.

Footer

Isinya tidak terlalu banyak. Biasanya hanya CTA saja atau penekanan ke penawaran utama.

Tujuannya adalah agar pengunjung tidak bingung dan terarah langsung untuk melakukan konversi.

Sebagai penekanan tambahan berikan juga rasa urgensi agar pengunjung lebih berpotensi untuk konversi.

Kesimpulan

Struktur landing page yang rapi sangat membantu untuk menentukan alur berpikir pengunjung.

Dengan struktur yang baik, diharapkan konversi yang terjadi dari landing page juga semakin baik.