
Google Ads lewat post Changes to Google Ads budget pacing for Ad Scheduling merilis perubahan penghitungan budget bulanan per tanggal 1 Juni 2026 lalu.
Berdasarkan post tersebut, penghitungan budget per bulan berubah menjadi budget harian dikali 30,4.
Rumus Baru Budget Bulanan Google Ads
Jika sebelumnya budget bulanan di Google Ads dihitung dengan cara berikut:
Budget Harian x Jumlah Hari Tayang = Budget Bulanan
Berdasarkan sistem baru tersebut, penghitungan budget bulanan berubah menjadi:
Budget Harian x 30,4 = Budget Bulanan
Lalu dampaknya apa untuk pengiklan?
Dampak Perubahan Rumus Budget di Google Ads
Jika kamu perhatikan, perubahannya adalah jumlah hari iklan.
Sebelumnya jumlah budget bulanan mengikuti dari jumlah hari iklan ditayangkan. Misalnya dengan budget harian Rp100.000 dan iklan ditayangkan hanya saat weekday, maka hitungannya seperti ini:
Rp100.000 x 22 Hari Kerja = Rp2.200.000
Hasilnya adalah estimasi budget bulanan sekitar Rp2.200.000 untuk 22 hari tayang.
Nah, dengan rumus terbaru itu semua berubah. Dengan budget harian yang sama (Rp100.000) dan jadwal iklan yang sama (22 hari kerja) hitungannya berubah menjadi:
Rp100.000 x 30,4 = Rp3.040.000
Estimasi budget bulanan adalah sekitar Rp3.040.000. Berbeda bukan?
Solusi Perubahan Budget Google Ads 2026
Untuk mengatasi hal tersebut ada dua cara yang bisa dilakukan:
Sesuaikan Budget Harian
Langkah pertama yang bisa ditempuh adalah dengan menyesuaikan budget per hari.
Jika sebelumnya Google Ads diatur dengan budget Rp100.000 per hari untuk 22 hari tayang, maka untuk menyesuaikan agar tetap Rp2.200.000 per bulan adalah dengan rumus:
Budget Bulanan / 30,4 = Budget Harian
Rp2.200.000 / 30,4 = Rp72.368,4210526 atau kita genapkan menjadi Rp72.300 per hari.
Solusi ini cocok untuk yang mau mempertahankan spending bulanan agar di nominal yang sama.
Namun kekurangannya adalah perubahan budget per hari beresiko mengubah algoritma sehingga campaign masuk kembali ke fase learning.
Mengikuti Budget Bulanan yang Baru
Langkah kedua adalah mengikuti sistem terbaru yang berlaku dengan menyesuaikan budget per bulan.
Kelebihan dari solusi ini adalah performa iklan yang tetap stabil karena tidak ada perubahan budget dari campaign yang sedang berjalan.
Kekurangannya adalah tidak seluruh pengiklan siap untuk mengikuti perubahan budget, terlebih untuk campaign dengan nominal besar.
Baca juga: Apakah Iklan Google Ads Berbayar? Ini Penjelasannya
Kesimpulan
Perubahan penghitungan budget ini sangat berpengaruh pada campaign dengan jadwal penayangan iklan. Dari yang sebelumnya mengikuti jumlah hari tayang, kini dipukul rata menjadi 30,4.
Kelebihannya adalah penghitungan budget per bulan menjadi jauh lebih mudah karena angka pengalinya tetap, tidak berubah-ubah.
Kekurangannya adalah tidak seluruh pengiklan siap dengan perubahan budget yang signifikan tersebut dan terpaksa harus menyesuaikan budget harian ke nominal baru dengan resiko mereset algoritma.


