
Banyak orang mengenal iklan Google hanya di hasil pencarian saja. Padahal ada 7 jenis iklan di Google Ads yang bisa kamu gunakan. Berikut adalah pembahasannya:
Jenis-Jenis Iklan Google Ads
Ada 7 jenis iklan di Google Ads yang bisa kamu gunakan. Masing-masing jenis iklan mempunyai fungsi dan karakteristiknya tersendiri.
Search Ads
Search Ads atau Google Search Ads adalah iklan yang muncul di halaman hasil pencarian Google.
Ini adalah jenis iklan google yang paling terkenal dan banyak digunakan.
Google Search Ads sangat cocok untuk menjaring customer karena bersifat demand capture. Iklan ditampilkan untuk “menangkap” user dengan intensi pencarian tertentu.
Display Ads
Display Ads adalah iklan Google yang tampil dalam bentuk banner di ribuan situs partner Google.
Kamu mungkin pernah melihat iklan ini tampil saat membaca artikel di internet. Fungsinya untuk memperkenalkan brand yang kamu iklankan.
Oleh karena itu Display Ads cocok untuk campaign dengan tujuan branding dan awareness. Iklan ini mampu menjangkau user yang lebih luas dari sebelumnya.
Video / YouTube Ads
Video Ads di Google Ads adalah platform untuk menempatkan iklan di YouTube. Fyi, Google Ads bisa untuk iklan YouTube karena YouTube adalah bagian dari Google.
Ada beberapa bentuk iklan di YouTube yang bisa digunakan seperti skippable, non-skippable, dan bumper ads.
Iklan YouTube beroperasi dengan menjangkau pengguna berdasarkan minat, perilaku, dan aktivitas YouTube mereka.
Shopping Ads
Shopping Ads adalah jenis iklan Google yang menampilkan foto produk, harga, dan rating.
Iklan ini deal untuk e-commerce karena langsung menampilkan informasi produk kepada calon pembeli.
Per artikel ini ditulis, fitur ini masih jarang digunakan di Indonesia karena belum banyak yang menggunakan website-nya sebagai e-commerce.
Budaya transaksi di Indonesia lebih banyak menggunakan klik WhatsApp atau leads sebagai konversi.
PMax (Performance Max)
PMax atau Performance Max adalah jenis iklan dari Google Ads yang memanfaatkan AI untuk menampilkan iklan di semua channel Google.
Tidak hanya di satu channel saja, iklan dengan PMax akan tampil di berbagai channel seperti Display Ads, Youtube Ads, dan Google Maps.
Keunggulan PMax adalah campaignnya yang bersifat otomatis, berbeda dengan Demand Gen yang perlu pengaturan manual.
App Ads
App Ads adalah iklan Google yang dirancang khusus untuk mempromosikan aplikasi Android atau iOS. Google menampilkan iklan secara otomatis di Search, YouTube, Google Play, dan Display Network.
Jenis iklan ini cocok untuk meningkatkan jumlah install atau mendorong aktivitas dalam aplikasi yang diiklankan.
Demand Gen Ads
Demand Gen Ads adalah jenis kampanye iklan Google yang fokus pada konten visual (gambar & video) untuk meningkatkan minat dan konversi user.
Iklan Demand Gen tampil di YouTube, Discover, dan Gmail dengan targeting berbasis minat dan sinyal audiens.
Secara sekilas iklan Demand Gen mirip seperti PMax. Perbedaannya adalah Demand Gen menggunakan pengaturan manual, sementara PMax menggunakan AI.
Kesimpulan
Ada 7 jenis iklan di Google Ads dengan fungsi yang berbeda-beda. Sesuaikan jenis campaign dengan strategi kamu agar performa iklan menjadi maksimal.
Memilih jenis iklan yang tepat di Google Ads sangat penting karena memengaruhi biaya iklan dan hasil campaign.


