Kelebihan dan Kekurangan Canva Pro untuk Content Creator

Kelebihan dan kekurangan canva pro untuk content creator

Sejak hadirnya Canva pada tahun 2013 hingga ramai digunakan di tahun 2021, Canva telah mengubah alur pembuatan content menjadi lebih mudah dan murah.

Canva menyediakan beragam fitur untuk membuat konten seperti desain sosial media, desain cetak, maupun edit video. Aplikasi yang sangat compact untuk content creator.

Pertanyaannya, apakah worth it bagi content creator untuk mempunyai Canva Pro?

Kelebihan Canva Pro

Ada beberapa kelebihan dari Canva Pro yang membuatnya lebih worth dari Canva biasa, yaitu:

Template, Asset, dan Element Premium

Salah satu yang membuat Canva banyak digunakan adalah tersedianya beragam desain dan template yang bisa langsung digunakan.

Sayangnya template, asset, dan element yang tersedia pada Canva free sangat terbatas.

Nah dengan Canva Pro kamu bisa menggunakan seluruh template, asset, dan element premium yang tersedia di Canva tanpa watermark.

Ada banyak asset yang bisa kamu gunakan seperti stock photos kualitas HD, stock video kualitas HD, icon serta gambar premium, dan lainnya.

Keunggulan yang sangat menarik karena kamu tidak perlu menambah langganan ke penyedia digital asset seperti Freepik atau Shutterstock.

Fitur Premium

Fitur-fitur premium di Canva Pro bisa menambah proses pembuatan konten semakin cepat dan efisien.

Ada beragam fitur untuk berbagai kebutuhan content creator yang bisa kamu gunakan. Contohnya Bulk Edit, Background Eraser, Image Resizer, Brand Kit, dan Save as CMYK.

Tidak hanya untuk content creator, fitur premium Canva Pro juga sangat berguna untuk kebutuhan profesional lainnya seperti Graphic Design, Social Media Specialist, dan Ecommerce Specialist.

Untuk kamu yang ingin berbagi dan menjual template Canva sekarang bisa dilakukan dengan fitur Template Link di Canva Pro.

Harga Relatif Murah

Jika dibandingkan dengan aplikasi content creating lain, Canva termasuk murah untuk fungsinya yang fleksibel.

Biaya langganan Canva Pro adalah Rp95.000 per bulan atau Rp769.000 per tahun. Jauh lebih murah dari Adobe Photoshop atau Capcut Pro yang hanya bisa digunakan untuk satu jenis kebutuhan saja.

Dengan Canva kamu seperti menggunakan aplikasi edit foto, desain grafis, edit video, pembuat slide, fitur AI, cloud storage, dan penyedia aset digital hanya dengan satu harga.

Kekurangan Canva Pro

Meskipun Canva Pro menawarkan value for money yang sangat sepadan, tetap saja Canva mempunyai kekurangan.

Sistem Langganan

Banyak aplikasi atau layanan yang bergeser dari sistem pembelian satu kali menjadi sistem langganan atau subscription, salah satunya adalah Canva.

Canva menggunakan sistem langganan karena sepadan dengan fitur dan pembaruan yang selalu ada setiap bulannya. Namun ini membuat masa pakai Canva menjadi sangat terbatas.

Kemampuan Desain dan Edit Terbatas

Canva menawarkan kecepatan dan kemudahan dalam memproduksi desain, sayangnya tetap memiliki keterbatasan.

Contohnya Canva tidak bisa membuat file berukuran besar seperti untuk spanduk karena ada limitasi ukuran file atau tidak bisa menyimpan gambar ke format WebP untuk kebutuhan website.

Pada pengeditan video Canva juga tidak didesain untuk melakukannya dengan presisi atau penuh efek. Sangat tanggung jika digunakan untuk mengedit video dengan serius.

Kesimpulan

Canva Pro sangat berguna bagi content creator, terutama yang menggunakan desain grafis sebagai media utamanya.

Fitur-fitur pada Canva Pro bisa meningkatkan produktivitas sehingga lebih cepat dan efisien. Namun sayangnya tetap memiliki keterbatasan teknis seperti ukuran file yang terbatas dan lainnya.

Kesimpulan saya, jika kamu ingin menggunakan aplikasi desain yang fleksibel dan cepat. Canva adalah pilihan yang tepat.