
Pay per Click atau PPC adalah salah satu sistem periklanan digital yang paling banyak digunakan saat ini.
Model PPC sering ditemui dalam strategi digital marketing terutama saat membahas iklan berbayar.
Pengertian Pay per Click
Pay per Click (PPC) adalah sistem pembayaran iklan di mana pengiklan hanya membayar saat iklan mereka di-klik oleh user.
Artinya iklan bisa tampil berkali-kali tanpa mengeluarkan biaya. Biaya baru dipotong dari saldo saat ada interaksi berupa klik oleh user.
Cara Kerja Pay Per Click
Cara kerja sistem Pay Per Click adalah iklan ditayangkan terlebih dahulu melalui proses lelang (bidding), kemudian biaya dikenakan saat ada klik dari user.
Seperti saat lelang, nominal biaya per klik ditentukan lewat pengajuan (bid) oleh pengiklan. Semakin tinggi bid iklan semakin besar peluang tampil di peringkat pertama.
Biaya per klik dikenal juga sebagai Cost Per Click atau CPC. Nominal ini penting saat digunakan sebagai metrik saat evaluasi campaign.
Sistem PPC di Google Ads
Dalam Google Ads, sistem PPC juga bekerja seperti lelang. Pengiklan menentukan keyword yang ditargetkan, lalu memasang bid CPC.
Lalu saat seseorang melakukan pencarian, Google Ads akan melakukan lelang secara otomatis untuk menentukan iklan mana yang tampil.
Tenang, di Google Ads iklan dengan bid tertinggi tidak selalu menang.
Google Ads juga mempertimbangkan Quality Score yaitu sistem penilaian iklan berdasarkan relevansi iklan, kualitas landing page, dan estimasi CTR.
Iklan dengan Quality Score yang bagus bisa menurunkan CPC saat proses bidding karena lebih diprioritaskan.
Kelebihan dan Kekurangan PPC
Ada beberapa kelebihan dan kekurangan dari PPC di Google Ads, yaitu:
Kelebihan PPC
Pertama, kelebihan PPC adalah sistem iklan yang terukur. Setiap interaksi user seperti klik dan konversi bisa tercatat ke dalam sistem. Fitur ini penting untuk mengukur KPI dan melakukan evaluasi iklan.
Kedua, sistem PPC cukup flexible dan bisa digunakan untuk berbagai tujuan. Contohnya bisa digunakan untuk campaign meningkatkan traffic, mendapatkan leads, hingga mendorong penjualan.
Kekurangan PPC
Pertama, iklan PPC sangat bergantung dengan budget. Tanpa budget, iklan tidak bisa berjalan. Berbeda dengan channel marketing organik yang bisa mendatangkan customer tanpa terikat budget per klik.
Kedua, persaingan antar pengiklan juga mempengaruhi besaran bid. Dampaknya CPC dan budget semakin besar selain karena variasi industri.
Sistem PPC dalam Digital Marketing
Tidak hanya Google Ads sistem PPC juga digunakan oleh berbagai platform digital lain.
Sistem ini digunakan oleh iklan display, media sosial, hingga marketplace. Contohnya seperti Shopee Ads dan Meta Ads (Instagram dan Facebook).
PPC populer karena hasilnya lebih terukur dari iklan konvensional. Dengan PPC pengiklan bisa mengatur budget, menargetkan audiens secara spesifik, dan mengukur hasil secara real time.