
SEO Off-Page adalah bagian dari strategi Search Engine Optimization yang sering disalahpahami.
Banyak orang menganggap SEO Off-Page hanya soal backlink. Padahal jauh lebih luas dari itu, SEO Off Page membangun reputasi, kepercayaan, dan otoritas website di luar website itu sendiri.
Pengertian SEO Off-Page
SEO Off-Page adalah optimasi SEO yang dilakukan di luar website dengan tujuan meningkatkan kredibilitas dan kepercayaan website di mata search engine.
SEO Off-Page berhubungan erat dengan sinyal eksternal, yaitu bagaimana website lain dan ekosistem internet “menilai” sebuah website.
Peran SEO Off-Page dalam Strategi SEO
SEO Off-Page berperan untuk memberikan validasi eksternal dengan meningkatkan topical authority dan kredibilitas website di mata search engine.
Alasannya karena search engine tidak hanya melihat apa yang kamu klaim tentang website-mu, tetapi juga bagaimana website lain menilainya.
Prinsip Dasar dalam SEO Off-Page
Prinsip dasar yang perlu dipahami ketika menjalankan SEO Off-Page adalah tidak semata soal jumlah link lebih banyak, tetapi kualitas link yang utama.
Fokuslah pada sebagian kecil sinyal yang memberikan dampak terbesar. Kesalahan umum adalah mengejar kuantitas backlink tanpa memperhatikan kualitas.
Faktor Utama dalam SEO Off-Page
Faktor utama dari SEO Off-Page adalah:
- relevansi topik dari website dan halaman
- kualitas relasi dan brand yang memberikannya
SEO Off-Page biasanya berjalan seiring dengan pertumbuhan brand, bukan sebagai aktivitas terpisah.
Cara Optimasi SEO Off-Page yang Umum Dilakukan
Optimasi SEO Off-Page bisa kamu mulai dengan cara berikut ini:
Backlink sebagai Elemen Utama
Backlink adalah tautan dari website lain yang mengarah ke website kamu. Dalam konteks SEO Off-Page, backlink berfungsi sebagai hubungan antar website.
Backlink memberikan sinyal kepada search engine kalau konten kamu dianggap relevan, informasi kamu dipercaya, dan websitenya layak direferensikan.
Sinyal Off-Page Selain Backlink
Selain backlink, SEO Off-Page juga mencakup brand mention, digital PR, dan publikasi di media online.
Semua ini berkontribusi pada sinyal kepercayaan eksternal, meskipun tidak selalu berbentuk link langsung.
Digital PR dan publikasi konten berperan penting dalam membangun SEO Off-Page yang berkelanjutan. Fokusnya bukan pada jumlah, tetapi pada konteks dan relevansi.
Cara Mendapatkan Backlink Untuk SEO Off Page
Secara konsep strategi SEO Off-Page bisa dilakukan melalui dua pendekatan:
Pertama melalui Link Building. Proses ini bersifat aktif, artinya kita secara aktif menghubungi pihak lain untuk mendapatkan backlink. Contohnya seperti Guest Posting.
Kedua adalah Link Earning. Proses ini bersifat pasif, kita mendapatkan backlink secara natural dari pihak lain. Caranya adalah dengan fokus pada kualitas konten dan reputasi.
SEO Off-Page vs SEO On-Page
SEO Off Page dan SEO On Page berbeda dari arah optimasinya.
SEO Off-Page mengoptimasi website ke arah eksternal, di luar hal-hal yang berkaitan dengan website yang dikelola.
Sementara SEO On-Page mengoptimasi website ke arah internal, yaitu hal-hal yang berkaitan dengan website.
Keduanya sama penting dan harus berjalan beriringan agar hasilnya maksimal.
Keterbatasan dan Risiko SEO Off-Page
SEO Off-Page memiliki risiko saat dikerjakan, seperti spam backlink, ketergantungan pada pihak eksternal, dan potensi penalti jika dilakukan secara agresif.
Dalam beberapa kasus, SEO Off-Page bahkan tidak disarankan jika fondasi website belum siap.
Mindset yang bisa kamu gunakan adalah lihat backlink sebagai suplemen yang akan menambah kekuatan website ketika pondasinya sudah jadi. Bukan sebagai obat yang akan menaikkan posisi website secara instan.


