
SEO On-Page adalah salah satu bagian paling mendasar dalam strategi Search Engine Optimization.
Tidak hanya sebagai kumpulan teknik optimasi website, SEO On Page harus dipahami sebagai sistem tentang cara search engine membaca dan memahami halaman.
Dengan pendekatan tersebut kamu bisa mengerjakan SEO On Page dengan lebih sistematis, bukan hanya mengikuti to do list teknis semata.
Apa Itu SEO On-Page?
SEO On-Page adalah proses optimasi elemen di dalam sebuah halaman website agar lebih relevan dan mudah dipahami oleh search engine maupun pengguna.
SEO On-Page fokus pada faktor internal website. Berbeda dengan SEO Off-Page yang berfokus pada faktor eksternal dan Technical SEO yang berfokus pada teknis website.
Peran SEO On-Page dalam Strategi SEO
Dalam strategi SEO, SEO On-Page berperan sebagai penghubung antara konten, teknis, dan strategi bisnis. Ketiga hal tersebut saling berkaitan untuk membentuk kredibilitas sebuah bisnis dengan media website.
Prinsip Dasar SEO On-Page
SEO On-Page bekerja untuk membantu search engine memahami konteks sebuah halaman, bukan sekadar mencocokkan kata kunci dalam halaman.
Penyebabnya karena search engine bekerja dengan cara membaca topik di dalam halaman, hubungan antar konten dalam website, serta kecocokan konten dengan search intent.
Dengan pemahaman tersebut, bisa disimpulkan kalau prinsip utama SEO On-Page adalah relevansi dan kejelasan konteks dari sebuah halaman.
Semakin jelas sebuah halaman menjawab kebutuhan pencarian, semakin besar peluangnya untuk tampil di hasil pencarian.
Faktor SEO On-Page
Faktor utama dalam mengerjakan SEO On Page adalah:
- Relevansi konten dengan search intent.
- Struktur halaman yang jelas dan runtut.
- Internal link yang membantu konteks.
Ketiga faktor ini menentukan apakah sebuah halaman mudah dipahami atau justru membingungkan search engine.
Seperti prinsip 80/20, ketiga hal tersebut adalah 20% yang berpengaruh pada 80% lainnya.
Cara Optimasi SEO On-Page yang Umum Dilakukan
Untuk kamu yang ingin memulai SEO On Page bisa dicoba untuk mengikuti beberapa hal berikut ini:
Optimasi Struktur Konten
SEO On Page bisa dimulai dengan optimasi konten agar lebih terstruktur sesuai topik. Ini penting karena elemen utama SEO On-Page adalah konten itu sendiri.
Awali perbaikan dengan menyusun halaman sesuai dengan hierarkinya. Mulai dari heading tag judul dengan H1, sub judul dengan H2 dan H3, serta paragraf untuk menjelaskan isi.
SEO On Page tidak membahas tentang berapa banyak keyword diulang (keyword density), tetapi bagaimana kita bisa menyampaikan informasi yang relevan dan kontekstual.
Optimasi Elemen Teknis Dasar
SEO On-Page juga mencakup struktur teknis dasar seperti Title Tag, Meta Description, Internal Link, dan Struktur URL.
Optimasi elemen-elemen ini membantu search engine memahami hierarki dan fokus halaman dengan lebih mudah.
Dengan struktur yang baik konten jadi lebih mudah dipahami oleh user dan search engine.
Perbedaan SEO On Page dan SEO Off Page
Perbedaan SEO On Page dan SEO Off Page terletak pada arah optimasinya.
SEO On Page fokus pada optimasi sisi internal website. Contohnya adalah implementasi internal link antar halaman di dalam website.
Sementara SEO Off Page fokus pada optimasi sisi eksternal website. Contohnya adalah akuisisi backlink yang berasal dari media.
Apakah SEO On-Page Harus Bisa Coding?
Sebagian besar SEO On-Page tidak membutuhkan kemampuan coding.
Penulisan konten, struktur heading, dan internal linking bisa dilakukan tanpa latar belakang teknis. Terlebih kalau menggunakan CMS seperti WordPress.
Coding biasanya dibutuhkan ketika menyentuh area teknis atau kustomisasi tertentu, bukan pada dasar SEO On-Page.


