
Sejak kemunculannya di tahun 2000an awal, Google Ads telah menjadi opsi menarik sebagai salah satu strategi dalam digital marketing. Bagaimana selengkapnya?
Pengertian Google Ads
Google Ads adalah platform dari Google untuk memasang iklan di berbagai layanan Google seperti Google Search, Google Display Network, dan lain-lainnya.
Google Ads dikenal juga sebagai Iklan Google. Namun dahulu Google Ads bernama Google Ad Words.
Fungsi Google Ads
Google Ads berfungsi sebagai saluran pemasaran atau marketing channel bagi bisnis yang ingin menampilkan produk dan jasanya di internet, terutama di jejaringnya Google.
Tujuan iklan di Google Ads disesuaikan dengan KPI masing-masing bisnis seperti impression, engagement, hingga konversi. Kamu bisa memperluas jangkauan audiens tidak hanya lewat Google Search, tapi juga lewat YouTube, Google Maps, bahkan jaringan mesin pencari lainnya.
Google Ads diharapkan memberikan dampak positif bagi bisnis yang menggunakannya.
Perbedaan Google Ads dan SEM
Istilah Google Ads dan SEM sering kali tampil dan digunakan secara bergantian. Namun sebenarnya kedua istilah tersebut mempunyai arti yang cukup berbeda.
Google Ads adalah platform, sementara SEM atau Search Engine Marketing adalah istilah yang lebih umum dari strategi digital marketing yang berkaitan dengan search engine seperti SEO dan Google Ads.
Saat ini istilah SEM untuk menggantikan Google Ads menjadi tidak tepat karena Google Ads tidak hanya menampilkan iklan di search engine saja.
Google Ads vs SEO
Google Ads dan SEO sering dianggap sebagai dua hal yang berlawanan. Penyebabnya karena Google Ads dianggap seperti cara instant untuk mendapatkan hasil dari SEO.
Sebagai pemilik bisnis kamu perlu memahami kalau Google Ads dan SEO seharusnya tidak saling melawan tapi saling membantu.
Keduanya mempunyai fungsi dan tujuan yang berbeda sehingga bisa saling melengkapi.
Jenis-jenis Iklan di Google Ads
Google Ads kini menyediakan berbagai jenis iklan di jaringan layanannya. Contohnya search ads untuk iklan di mesin pencari dan PMax untuk iklan di Google Maps serta YouTube.
Setiap jenis iklan di Google Ads memiliki karakteristik yang khas untuk kebutuhannya masing-masing. Misalnya PMax untuk memperluas jangkauan dan Demand Gen untuk meningkatkan interaksi user.
Cara Kerja Google Ads
Google Ads menggunakan sistem PPC atau Pay Per Click. Artinya kita hanya perlu membayar ketika terjadi klik pada iklan yang berjalan.
Biaya yang dikeluarkan ditentukan oleh sistem bidding atau lelang antar para pengiklan. Namun tidak hanya harga tawar saja yang berpengaruh karena bisa menimbulkan kondisi persaingan harga.
Besaran harga per klik ditentukan juga lewat relevansi iklan, kualitas landing page, dan ekspektasi CTR. Faktor-faktor tersebut dikenal juga sebagai Quality Score dalam sistem Google Ads.
Kelebihan dan Kekurangan Google Ads
Kelebihan dari Google Ads adalah memberikan kepastian posisi di halaman hasil pencarian, berbeda dengan hasil SEO yang tidak pasti.
Akan tetapi Google Ads memiliki kekurangan yaitu sangat bergantung pada budget dan kualitas data. Perlu dana yang cukup dan input data yang berkualitas agar performa iklan dari Google Ads menjadi maksimal.
Jika tidak dioptimasi dengan benar, iklan di Google Ads hanya akan menghabiskan dana saja.
Bagaimana Cara Mengukur Kesuksesan Campaign Google Ads?
Perlu KPI atau Key Performance Indicator untuk mengukur kesuksesan sebuah campaign di Google Ads. KPI Google Ads sebaiknya ditentukan sebelum campaign berjalan agar strategi iklan bisa disusun dengan benar.
KPI yang bisa digunakan berbeda-beda setiap jenis campaign. Misalnya kita mengukur impression untuk campaign dengan tujuan reach atau jangkauan. Contoh lainnya kita mengukur conversion untuk campaign dengan tujuan leads.
Strategi Iklan dengan Google Ads
Strategi iklan di Google Ads berkaitan dengan KPI atau target yang ingin dicapai. Penting untuk menentukan target sebelum membuat strategi iklan.
Dengan adanya target, kamu bisa membuat strategi campaign yang lebih lengkap mulai dari menyiapkan targeting iklan, aset iklan, hingga seperti apa marketing funnel-nya. Proses-proses ini membantu proses pembuatan iklan hingga optimasinya nanti.
Batasan Beriklan dengan Google Ads
Untuk mendapatkan performa iklan yang maksimal kamu harus mengetahui batasan-batasan dari Google Ads. Kamu perlu pemahaman teknis dan strategis agar iklan Google Ads menjadi maksimal.
Pemahaman teknis diperlukan untuk hal-hal seperti optimasi landing page atau instalasi Google Tag agar iklan bisa berjalan dengan benar. Sementara pemahaman strategis digunakan untuk menyusun strategis agar iklan memberikan hasil yang maksimal.
Jasa Google Ads untuk Bisnis
Malkistlab tidak hanya memberikan edukasi mengenai Google Ads, tetapi juga menyediakan jasa Google Ads agar bisnis kamu lebih relevan dan siap melawan kompetitor.